Senin, 28 Maret 2011

SAYA DAN PAK BUPATI


Saya kenal Pak Bupati, tapi Pak Bupati tak pernah kenal dengan saya. Lalu dimana hubungannya ?

Saya sering mendengar teman-teman saat ketemu saya, sebagian pasti berkata begini : "Lebih mudah mencari Pak Bupati, daripada mencarimu, Ndy..."

Memang saya akui, salah satu kebiasaan jelek saya ialah mematikan hp. Ini membuat orang kesulitan mencari saya, apalagi mereka yang memang kebetulan ada perlu dengan saya. Tetapi kebiasaan ini saya lakukan hanya pada waktu sebagai berikut :

- Sedang mengerjakan sebuah pekerjaan penting yang menuntut konsentrasi tinggi. Saya tidak ingin ada yang mengganggu di saat saya sedang serius.
- Sedang makan. Setiap hari milyaran orang sibuk mencari nafkah, mencari makan. Maka sudah sepantasnya, waktu yang paling berharga (di luar sholat) adalah waktu makan. Di saat sedang menyantap rejeki yang sudah susah payah dicari, rasanya saya tak ingin kenikmatan sejenak itu diganggu dering hp.
- Hp-nya drop dan kelupaan bawa charger hp.
- Sedang berada bersama keluarga besar, tapi ini sih jarang terjadi.
- Sedang menikmati malam minggu dan hari minggu. Rasanya dari Senin sampai Sabtu saya sediakan waktu untuk urusan di luar, jadi menurut saya  wajar saja jika saya memilih hari Minggu untuk keperluan saya sendiri, bersantai dan tidak mengurusi orang lain.

Saya sering merenung sendiri, saya ini seseorang yang kaku, pola pikirnya begitu-begitu saja (makanya saya sering kalah saat bermain catur karena strategi mainnya ya itu-itu saja, hehehe...). Secara otomatis, tempat yang saya kunjungi sudah pasti itu-itu saja. Kalau tidak di rumah sekolah (lab komputer), mungkin di pasar yang tak jauh dari rumah. Jika tidak ketemu di pasar, pasti mangkalnya di sebuah warnet punya teman.

Bila dunia memang tak selebar daun kelor, masihkah sulit mencari saya ???

Sumber image : http://mybothsides.blogspot.com/2010/06/saat-hidup-begitu-melelahkan.html

2 komentar:

Posting Komentar

Share This

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More